Kamis, 23 Desember 2021

Ujian SIM motor di Taiwan - Akhirnya LULUS setelah penantian 10 TAHUN.

Puji Tuhan hari ini 22 Desember 2021, setelah ujian 3 kali tertulis dan 2 kali praktek akhirnya aku dapat SIM TAIWAN juga. Yey! 
Bersyukur dan senang banget karena di Taiwan aku benar-benar merasakan yang namanya susah ujian SIM. Bener-bener belajar lho! Beda banget sama di Indonesia. 
Kalau di Indonesia ada yang namanya CALO. Di Taiwan sama sekali gak ada yang namanya CALO CALO bahkan orang tua pun ada lho yang masih ikut ujian dan semuanya transparant banget bahkan sampai soal ujian udah di kasih tau untuk di pelajari, di kasih buat coba juga, dan ujiannya 1 meja 1 komputer plus ada 1 kamera CCTV di depan kita. 
Sayangnya saat masuk ruang ujian gak boleh bawa HP dan gak boleh foto jadi aku gak bisa kasih lihat meja ujiannya seperti apa.

Nah, kali ini aku mau sharing bagaimana cara daftar ujian SIM di Taiwan dan biaya-biayanya. 
Ini alur nya dari pendaftaran sampai selesai ujian. 

1. Kamu harus daftar Online terlebih dahulu dan pilih tempat serta jadwal kamu mau ujian melalui website ini: https://www.mvdis.gov.tw/m3-emv-trn/exm/locations 



2. Setelah daftar, seusai dengan hari kamu akan ujian, kamu bisa langsung datang ke tempat ujiannya dan jangan lupa untuk bawa ARC (dengan masa berlaku minimal 6 bulan/ Jangka waktu ARC kamu lebih dari 6 bulan. Kalau kamu hanya belajar bahasa dan dapat ARC per 3 bulan maka kamu belum bisa daftar ujian ya. Jadi benar-benar perhatikan masa berlaku ARC kamu atau kalau kamu gak yakin, kamu bisa tlp dulu dan tanyakan ke mereka apakah kamu bisa daftar atau tidak supaya kamu gak buang-buang waktu jauh-jauh datang ke sana ternyata gak bisa ujian)

* Untuk hari Senin - Jumat dalam 1 hari mereka ada 2 bagian. 
Bagian pertama jam 08.15 - 10.15 
Bagian kedua jam 13.15-15.15 
Dan untuk kamu yang pertama kali akan ikut ujian disarankan datang 10 menit lebih awal untuk Physical Examination atau seperti medical check up gitu. Cek kesehatan dan mata kamu. 
Klinik Cek Up nya tidak jauh kok, biasanya ada di sebelah tempat ujiannya.
Kalau aku ujian di Taichung area North District jadi tempat medical check up nya persis di sebrang pintu belakang gedung ujiannya. 
Kalau kamu test di kota lain, gak usah khawatir saat kamu daftar nanti pasti akan di suruh untuk medical check up dan akan di kasih tau kok tempatnya dimana. 
Saat medical kamu akan di minta untuk membayar sebesar 150NTD dan serahkan 2 lembar foto ukuran 2inch atau ukuran untuk bikin SIM. Pastikan kamu sudah bawa ya karena kalau foto di sana biayanya agak mahal. 

* Mereka juga ada jadwal ujian hari sabtu atau hari libur tapi tidak setiap hari sabtu / hari libur ya. 
Mereka akan ada jadwal ujian tambahan setiap sabtu minggu kedua di bulan ganjil dari jam 08.15-10.15 dan pastikan kamu sudah daftar dari 1 bulan sebelumnya karena biasanya pasti full karena banyak banget pelajar yang memanfaatkan waktu libur ini untuk ujian. 
Dan kalau bisa hindari ujian saat libur musim panas atau libur musim dingin karena pasti akan rame banget. 
 
3. Setelah kalian daftar dan medical check up, kalian akan di minta untuk mengikuti kelas lalu lintas selama kurang lebih 2 jam. Yes, 2 jam. Tapi akan ada break di setiap jam nya. 
Kelas ini bagus banget menurutku karena kita jadi benar-benar tau peraturan dan juga pelajaran tentang lalu lintas yang tentunya sangat bermanfaat untuk kita. Jadi pastikan kalian jangan tidur atau main hp saat kelas karena pengawasnya pasti akan datengin untuk tegur kalian dan kalau kalian dirasa tidak serius mengikuti kelas, kalian bisa di keluarkan dan bisa mengikuti kelas lalu lintas ulang next time. 
Jadi kalau ngantuk mending di tahan-tahan aja :) 

4. Setelah selesai ikut kelas lalu lintas, nama kalian akan di panggil satu-satu untuk masuk ke kelas ujian teori. Ujiannya menggunakan komputer, satu orang duduk di satu meja dengan komputer sendiri terpisah dengan meja yang lain dan ada camera CCTV yang mengawasi selama ujian. 
Selama ujian tas, jaket, hp, jam tangan semua di kumpulkan di depan meja ya. 
Untuk latihan dulu di rumah kalian bisa pake simulator ini --> simulator ujian teori.
Kalian juga bisa download materi ujiannya dalam bahasa Indonesia--> Materi Ujian Bahasa Indonesia PDF (pilih yang versi bahasa Indonesia terbaru ya)

Tampilan simulator ujian teori - bisa pilih Bahasa Indonesia

5. Jika ujian teori kalian LULUS, maka kalian bisa langsung ke tempat ujian praktek untuk ambil nomor urutan. Ingat kalian harus bawa motor sendiri ya. Memang aku denger-denger di sana ada motor yang bisa di pinjem tapi selama aku ujian kayaknya jarang banget orang yang pinjem motor disana, lebih enak kalau kalian bawa motor sendiri. 
Nah ini penting juga nih. Selama ujian kalian harus pakai sepatu ya tidak boleh pakai sendal. Kalau kalian pake sendal maka kalian gak akan boleh ikut ujian atau di minta untuk cari sepatu apapun yang kalian bisa pakai hehe. Dan harus bawa helm yang sudah standart Taiwan ya. 
Penting di perhatikan saat ujian praktek kalian pelan-pelan saja tidak perlu buru-buru dan yang paling sering dilupakan adalah tengok kanan kiri. Ingat nih, kalian lupa tengok kanan kiri saja itu akan mengurangi nilai kalian dan bisa-bisa kalian gak lulus. 
Mending cek dulu video ujian prakteknya di sini--> Youtube Ujian Sim Taiwan
Nah ini video ku saat aku ujian kemarin --> Youtube Ujian SIM di Taiwan setelah 10 tahun akhirnya punya SIM. 

Untuk biayanya gak mahal kok, ini biaya-biaya yang harus kamu bayar untuk ujian SIM Motor. 

  • 報考普通重型機車新台幣250元。(筆試、路考)
  • 250NTD untuk daftar ujian teori dan Praktek pertama kali.
  • 考驗不及格於一年內重考者新台幣125元。
  • 125NTD untuk ujian ulang apabila ujian teori / praktek kamu gagal. 
  • Ujian ulang bisa dilakukan setelah 7 hari dari ujian sebelumnya dan kamu tetap harus daftar ulang via website ya. Untuk ujian ulang tidak perlu ikut kelas lalu lintas dan medical check up lagi (jangka waktu 1 tahun). 
  • Cukup bawa kertas ujian yang sebelumnya dan bayar 125NTD untuk ujian ulang. Jadi kertas pendaftaran ujian kamu jangan sampai hilang ya. 
  • 領取駕駛執照新台幣200元。
  • 200NTD untuk biaya pengambilan SIM setelah lulus ujian teori dan praktek. 

Gimana? gak mahal kan.. 

FYI, SIM di Taiwan berlaku selama 7 tahun dan tanggal expired nya mengikuti tgl lahir kita lho. 
Buat kamu yang mau ujian SIM. Semangat ya semoga berhasil. Good luck! 加油 


Terima Kasih dan salam kenal, Claudia Audiana Anak jakarta yang sudah punya bisnis sendiri *kalau ada masukkan atau kerjasama monggo contact saya :) *

Jumat, 17 Desember 2021

Kenapa namanya Toko Sumatera Taichung?

Halo, aku Claudia pemilik Toko Sumatera Taichung. Asli orang Jakarta dan sekarang tinggal dan bekerja di Taiwan. 
Mungkin kalian sudah baca di postinganku sebelumnya tentang kenapa aku bisa buka usaha sendiri di Taiwan. Bagi yang belum baca nanti kalian bisa mampir ke postingan ini klik aja disini ya.

Nah, banyak yang dateng ke toko ku dan tanya "Mba, Ce, sumatera nya mana?" 
Jujur pas di tanya begitu aku bingung mau jawab apa dan akhirnya aku jawab :"Saya orang Jakarta, Mba." 
dan kebanyakan dari mereka pasti ngomong: "Lho, orang Jakarta kok tokonya Sumatera, Ce?" 

Okay. Aku akan cerita kenapa namanya Toko Sumatera Taichung. 
Jadi melanjutkan ceritaku di postingan sebelumnya, awalnya aku itu tidak ada rencana untuk buka toko Indonesia di Taiwan. Memang pengen punya usaha sendiri tapi gak pernah ada kebanyang punya toko. 
Singkat cerita, karena visa ijin tinggalku di Taiwan sudah mau habis dan aku gak tau harus ngapain soalnya aku gak bisa ambil sekolah bahasa dan gak mau kerja sama orang lagi. 

Nah, selama aku menunggu itu, aku tinggal dirumah pacarku di Taichung yang dimana mama papa dia punya toko Indonesia di Taichung juga. Aku ngobrol-ngobrol dengan mereka dan akhirnya mereka yang membantu aku untuk bisa perpanjang visaku di Taiwan yakni dengan buka toko Indonesia seperti mereka. 
Mengingat waktuku semakin mepet dan satu-satunya cara hanya itu akhirnya aku memutuskan untuk buat PT sendiri dan buka toko Indonesia. 
Saat daftar buat PT sendiri akupun bingung, nama perusahaannya apa ya. 
Jujur aja susah banget untuk menentukan nama perusahaan karena nama itu kan cerminan perusahaan ya jadi gak boleh sembarangan. 
Tadinya aku mau kasih nama maju mapan, sumber berkah tapi kok kayaknya udah ada ya, hehe.. Akhirnya aku pake nama PT. Sumatera Taichung. Nama ini lahir dari nama toko mama papa pacarku. Jadi nama toko mereka adalah Toko Sumatera dan aku, bisa dibilang kan mengembangkan toko mereka meskipun saat itu aku baru pacaran dengan anaknya hehe. So, aku pake nama Sumatera Taichung. Jadi toko mama papa pacarku, Toko Sumatera, yang pertama, dan tokoku Toko Sumatera Taichung adalah toko kedua. Begitulah kira-kira kenapa namanya jadi Toko Sumatera. 
Kenapa Sumatera? 
Pertama, karena mama pacarku asli dari Medan. 
Kedua, karena papa pacarku asli dari Binjai. 
Semuanya di Sumatera jadi mereka kasih nama Sumatera begitu. 

Ini fotoku, adikku, pacarku dan mama papanya. 


Oh ya, FYI, banyak lho toko Indonesia di Taiwan yang namanya pake nama-nama kota seperti Toko Indo Jakarta, Palembang, Semarang, Jawa, Padang, dll. 
Kayaknya biar lebih gampang di ingat dan di cari aja sama sesama orang Indonesia di Taiwan. 

Terima Kasih dan salam kenal, Claudia Audiana Anak jakarta yang sudah punya bisnis sendiri *kalau ada masukkan atau kerjasama monggo contact saya :) *

Toko Indonesia di Taiwan - Online dan Offline

Welcome to Taiwan. 
Tau dong pasti kalau banyak banget orang Indonesia yang datang ke Taiwan untuk sekolah atau kerja. 
Tentunya karena semakin banyak orang Indonesia di Taiwan, hal ini membuat semakin banyak pula toko Indo baik Offline maupun Online. 

Nah, kalau kamu sedang cari toko Indo Online di Taiwan kamu bisa mampir ke toko online ku namanya "Toko Sumatera Taichung". Kenapa kok namanya Toko Sumatera sih? ceritanya panjang hehe. Bisa baca di postingan aku yg ini ya : Kenapa namanya Toko Sumatera Taichung? 

Kalian bisa cari toko ku di Instagram dengan nama @tokoindosumaterataichung atau klik disini.  
Tampilannya akan seperti ini:


atau bisa juga cek di Facebook dengan nama @tokosumaterataichung atau klik disini.
Tampilannya akan seperti ini:


Toko Sumatera Taichung bisa kirim barang langsung kerumah kalian, ke 7-11, Family Mart, Ok Mart, atau Hi life dengan sistem COD (Cash On Delivery) bayar saat barang sampai dengan ongkir / ongkos kirim = 100NTD tapi untuk pembelian Online min.1000NTD di luar pulsa, makanan beku dan mie instant kalian akan mendapatkan GRATIS ONGKIR. 

Untuk makanan beku seperti menu di bawah ini, akan dikenakan ongkir frozen 190NTD dan hanya bisa pengiriman menggunakan Heimao atau 7-11 ya. :) 
Menu Toko Sumatera: 






Menu-menu di atas bisa kamu pesan kapan saja dan untuk area Taichung sekitar toko bisa langsung anter dihari yang sama dengan ongkir 100ntd.
Kamu bisa pesan sebelum jam 3 sore, barang dianter jam 4-6 sore sesuai rute. Barang akan di kirimkan oleh kurir kami sendiri. #TaichungExpress

Untuk kamu yang mau datang langsung ke toko juga bisa lho.. 
Ini alamat Toko Sumatera Taichung:
414 Taichung City, Wuri District, Guang Ming Road no.401-1 
414 台中市烏日區光明路401-1號 

atau kamu bisa ketik di google maps dengan keyword: "TOKO SUMATERA TAICHUNG" nanti akan langsung diarahkan ke alamat toko kami. 

Mau tanya-tanya bisa langsung DM instagram / Inbox FB atau WA ke 0905410449 ya :) 


Terima Kasih dan salam kenal, Claudia Audiana Anak jakarta yang sekarang sudah punya bisnis sendiri.
 *kalau ada masukkan atau kerjasama monggo contact saya :) *

Selasa, 09 November 2021

Puji Tuhan bisa buka Bisnis sendiri di TAIWAN.

Halo, Semua! 
Sudah lama banget aku gak nulis di blog ini. Di blog kali ini aku mau cerita tentang usahaku di Taiwan. Seneng banget akhirnya bisa punya usaha sendiri di Taiwan. 

Fyi, aku sudah hampir 10 tahun di Taiwan. 24/08/2012 aku terbang ke Taiwan untuk sekolah. Lulus tahun 2016 kemudian aku kerja 2 tahun di kota Kaohsiung. Setelah kontrak kerjaku habis, aku sempat galau antara mau pulang ke Indonesia, lanjut sekolah bahasa atau lanjut S1 atau buka usaha sendiri. 

Sebenarnya aku sudah ada usaha online dropship casing HP custom di Indonesia yang aku mulai sejak aku kuliah dulu dan niat awalku ingin melanjutkan dan menekuni bisnis itu tapi Tuhan berkata lain. 

Secara pikiran sih pengen pulang ke Indonesia aja. Tapi hati kecil masih ingin stay di Taiwan dan lagi kalau pulang ke Indonesia aku gak tau mau ngapain. 😂😂

Sebenarnya banyak cara untuk bisa stay di Taiwan dan aku setiap hari terus-terus cari informasi bagaimana cara termudah bisa stay di Taiwan dan bisa kerja di sini. 

Mungkin temen-temen tanya 'Kenapa aku buru-buru banget cari kerjaan di Taiwan?' 
Soalnya batas waktu Visa ku sudah mau habis. Dari aku resign Maret 2018 aku hanya punya waktu 6 bulan untuk cari pekerjaan baru. Kalau gak ada ya mau gak mau aku harus pulang. Dan lagi uang tabunganku sudah menipis wkwk jadi harus buru-buru. 

Singkat cerita akhirnya aku cari tau bagaimana caranya supaya bisa stay di Taiwan.
Salah satunya dengan buka usaha sendiri di Taiwan. 
Persyaratan nya susah2 gampang sih. Yang susah itu baca dokumen-dokumen nya karena semuanya pakai bahasa mandarin. Jujur aku mau nangis saat awal-awal mau buka Perusahaan di sini. 
Mandarinnya gak ngerti, tanya ke beberapa orang juga mereka tidak bisa bantu, aku tanya temen ku yang orang Taiwan dia baik sih bantuin aku terjemahin semua ke bahasa Inggris dan dia juga bilang 'Ini bahasa dokumen nya itu bahasa Mandarin baku jadi pasti susah buat kamu.' 
Sempat hopeless sampai cerita ke cici ku, sampe udah mau nangis rasanya kok susah banget ya.. 
Tapi Puji Tuhan.. Tuhan itu baik.. Setiap malam aku cuman berdoa semoga kalau memang ini jalan Tuhan, pertemukanlah aku dengan orang-orang baik. Itu aja doa ku. 
Soalnya sebelum mau buka PT sendiri, aku sudah sempat ngobrol-ngobrol dengan beberapa orang untuk mengajak kerjasama. Tapi semua gak jadi karena kendala visa, biaya dan ya mungkin mereka menganggap aku anak kecil baru lulus S1 udah mau buka usaha di Taiwan. Memang di kira gampang. 
Jadi feelingku mereka juga agak ragu bekerja sama dengan aku. 

Ya mungkin bukan rencana Tuhan aku bekerja sama mereka dan memang jika bukan rencana Tuhan pasti gak akan terjadi. 
Akhirnya aku bisa punya PT ku sendiri. Nanti aku akan share tentang persyaratan buka PT di Taiwan di blog aku berikutnya. 

Gimana ceritanya aku bisa punya PT sendiri? 
Jadi bulan desember awal atau pertengahan gitu aku ada project untuk buat video ultah untuk salah satu kakak rohani di gereja.
Aku sebagai penanggung jawab pengumpulan video dari anak-anak Indo di gerejaku yang di Kaohsiung dan ada 1 cowok namanya Weilly dia penanggung jawab anak-anak gereja di Taichung. 
Nah karena project itu akhirnya aku sering berhubungan sama dia via Line. 
Saat itu Weilly datang ke Taiwan untuk sekolah bahasa Mandarin. Jadi aku ada tanya ke dia tentang cara daftar sekolah bahasa. Tapi karena aku pernah sekolah 4 tahun di Taiwan jadi gak bisa lanjut belajar bahasa lagi karena kampusku itu terkenal dengan kampus bahasa terbaik di Taiwan jadi mereka menganggap mandarinku sudah bagus. Kurang lebih begitu kata pihak sekolahnya saat ku tanya. 
Jadi harapanku buat dapat visa dari sekolah bahasa gagal. 
Kemudian, Papa Mama Weilly itu sudah lama tinggal di Taiwan dan punya usaha toko Indo di Taichung. Jadi aku tanya dia 'Bisa gak kalau papa mama kamu memperkerjakan aku jadi karyawan di tokonya.' Dia bilang Gak Bisa karena ternyata gak semua toko Indo bisa buatin visa untuk orang Indonesia dan ada persyaratan2 yang harus di penuhi baru bisa. Jadi lagi-lagi harapan buat dapat visa GAGAL. 
Akhirnya aku tanya-tanya orang lagi gimana caranya. (Ini aku tanya-tanya saat belum ketemu cara untuk buka PT sendiri di Taiwan ya) 
Ada yang menyarankan Nikah aja dengan orang Taiwan, kan otomatis bisa stay di Taiwan jadi bisa usaha di Taiwan. (cara paling cepat wkwk soalnya banyak orang Indo yang kawin kontrak sama orang Taiwan hanya supaya bisa stay di Taiwan) 

Cuman option ini sih gak pernah aku pikirkan ya.. karena gak mungkin aku nikah cuman buat buka bisnis.. Nikah kan gak kaya pilih baju ya kalau gak cocok bisa ganti. Jadi ku lupakan pilihan ini. 

Pilihan lainnya adalah pakai jalur visa investor dengan cara buka PT di Taiwan. 
Nah, cara buka PT ini yang menurutku masih masuk akal. Meskipun saat itu aku agak ragu dan bingung sih karena aku sendirian di Taiwan gak ada keluarga dan aku mau buka usahaku sendiri. Gimana bisa!??? 

Nanti kalau aku gak bisa, siapa yang mau bantuin karena buka PT kan bukan seperti di Indonesia kita buka toko online di Marketplace atau buka warung di depan rumah. 

FYI, Buka PT di Taiwan bener-bener ribet. Ribet artinya banyak yang harus di urusin dan banyak banget persyaratannya. Mungkin di Indonesia juga kali ya.. aku kurang tau gimana buka PT di Indo sih tapi kalau di Taiwan dia akan lihat apa alasan km buka PT, kamu harus punya sejumlah uang sebagai jaminan, km harus ada ruko atau tempat usaha, harus buka rekening perusahaan sesuai daerah toko kamu, harus buat nomor wajib pajak di Taiwan, urus Bon keluar masuk atau di Taiwan kita sebut Fapio. 
Wahh.. Rasanya seperti Ironman. 🤣🤣Semua harus kamu tanya sendiri, urus sendiri, kira-kira sendiri itu orang Taiwan ngomong apa dan itu dokumen isinya apa. wkwk.. karena jujur aja banyak banget dokumennya dan semua mandarin. 

Jadi singkat cerita lagi. Akhirnya aku bisa urus PT ku dan dalam 2 bulan tepat sebelum visa ku habis, ijin PT ku sudah jadi dan aku bisa stay di Taiwan 3 tahun lagi dengan visa Investor (buat PT) tadi. 🙏🙏

Memang rencana Tuhan Indah dan Tepat pada waktu Nya ya. 

Jadi aku buka usaha Toko Indonesia di Taiwan dengan Nama Toko Sumatera Taichung. Kenapa namanya itu? Nanti aku cerita di blog yang lain ya karena ceritanya panjang wkwk. 

Toko ku ada di Taichung, Taiwan dan temen-temen bisa cek juga di facebook.com/tokosumaterataichung atau instagram.com/tokoindosumaterataichung

Ada suka dan dukanya buka usaha sendiri. 
Namanya usaha sendiri pasti awal-awal semua di jalankan sendiri apalagi aku gak ada karyawan karena belum bisa memperkerjakan karyawan selain belum ada ijinnya (standart gaji partimer di Taiwan juga tinggi hehe jadi belum bisa gaji partimer) 

Cuman enaknya karena usaha sendiri jadi mau diapain, mau ngapain semua terserah aku. Mungkin ini alasan kenapa Tuhan kasih aku usaha sendiri. 
Selain lebih bebas, Tuhan tau kalau itu mimpiku yang selalu ku doakan dan ku tulis di dream book ku. 

Doakan semoga usahaku lancar ya dan semoga teman-teman yang sekarang mau usaha dimudahkan pengurusannya dan dipertemukan dengan orang-orang baik seperti pengalamanku buka PT di Taiwan. 


Terima Kasih dan salam kenal, Claudia Audiana Anak jakarta yang pengen banget punya bisnis sendiri *kalau ada masukkan atau kerjasama monggo contact saya :) *
Eh sekarang udah gak pengen punya bisnis lagi deng.. karena udah ada bisnis..
Ganti jadi Anak Jakarta yang pengen kembangin bisnisnya kalau bisa pengen punya Resto Indonesia di Taichung. Doakan ya. 🙏🙏

Senin, 20 November 2017

S.E.N.D.I.R.I

Aku tidak pandai mengungkapkan rasa, tapi aku pandai menyembunyikan rasa.
Sendiri itu tidak enak. Meskipun pernah ku dengar, manusia pada dasarnya seorang diri dari lahir sampai meninggal.
Tapi bagiku itu adalah teori yang salah. Manusia tidak bisa hidup sendiri.
Saat ku kecil, guru PPKn ku pun berkata bahwa manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri. Saat lahir hingga meninggal.

Sendiri tidak salah. Kamu bisa melakukanapa saja sendiri.
Jika kamu mau melakukan sesuatu dengan cepat, lakukanlah sendiri. Tapi jika kamu ingin melakukan sesuatu yang besar, kamu tidak bisa sendiri.

Aku adalah manusia yang tidak bisa sendiri. Kesendirian bisa membuat ku gila. Sepi, Sunyi, aku tidak suka hal itu.
Apapun yang ku lakukan, ku lebih suka tak sendiri.
Tapi kadang maksud Tuhan berbeda. Dia ajarkan ku untuk sendiri, dia letakkanku pada posisi sendiri, dia tempatkanku seorang diri, dia membuat ku sendiri.
Ku tau ini pembelajaran buatku. Ku tidak akan pernah tau arti sendiri kalau aku tidak merasakannya sendiri. Aku tidak akan tau artinya keluarga, teman, sahabat, kekasih kalau aku tidak merasakan sendiri.

Tuhan, ku tau rencanaMu lah yang terbaik buat ku. Kau mengajarkan ku dengan caramu. Meskipun ku akui kadang tidak enak, tapi ku tau, pada akhirnya caraMu mengajarku lah yang membuatku berterima kasih. Membuat ku tau bahwa aku sedang di bentuk Mu, bahwa aku sedang ada di dalam rencanaMu, dan bahwa Kamu sedang menaikkan level iman Ku.

Terima kasih. Ku bersyukur untuk semua yang telah kau ajarkan kepadaku.

Terima Kasih dan salam kenal, Claudia Audiana Anak jakarta yang pengen banget punya bisnis sendiri *kalau ada masukkan atau kerjasama monggo contact saya :) *